tea
Category: Sistem Operasi
Sekarang ini libur natal bersama semua revisi saya, itu bagus untuk dapat duduk santai dan bermain dengan turntable saya sekali-sekali, namun bagaimana jika saya ingin untuk streaming campuran saya untuk teman-teman saya secara real time? Posting ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana untuk men-download, mengkonfigurasi dan menjalankan server Shoutcast Anda sendiri. Untuk tutorial ini saya telah menggunakan CentOS 5.5, namun hal ini tidak harus membuat perbedaan untuk server anda (asalkan mereka menjalankan Linux: p)
Pertama kita membuat folder shoutcast di / etc / dir:
cd / etc /
mkdir shoutcast
cd shoutcast
Kemudian kita download file dan ekstrak mereka (versi server Shoutcast 1.9.8 ini mungkin bukan versi terbaru untuk Anda, jadi silakan cek di sini.):
wget http://yp.shoutcast.com/downloads/sc1-9-8/sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz
tar-zxvf sc1-9-8/sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz
Sekarang file-file tersebut diekstrak, kita sekarang dapat mengkonfigurasi mereka dengan mengetik:
nano sc_serv.conf
Setelah file telah dibuka, melompat ke baris yang mengatakan berikut ini, dan mengedit mereka untuk sesuatu yang sesuai:
Opsional konfigurasi:
test
Sebelum memulai installasi Mac OS maka kenali dulu Hardware komputer anda khususnya mengenaikemampuan Prosessor SSE2/SSE3, dan untuk mengetahui gunakan software CPU-Z
(www.cpuid.com) for windows yg bersifat Freeware.
- BOOT DVD
- Bahasa yg akan digunakan
- Persiapan Installasi
- Partisi & Format Harddisk
-
- klik pd HDD yg akan di gunakan
- klik pd tombol “Erase”
- Pada Combo Box “Volume Format” pilih Mac “OS Extended (Journaled)”
- Pada Inputan “Name” Ketik Nama Formatnya.
- Setelah semua Selesai Klik Pada tombol “Erase” yg di bawah.
- Install
- Install – Software License Agreement
- Install – Select a Destination
- Install – Easy Install
- Install – Custom Install
- Mac 10.4.6 dg Prosessor AMD
- Prosessor Intel dg SSE3
- Prosessor Intel dg SSE2
- Mac 10.4.6 dg Prosessor Intel
- Prosessor AMD dg SSE3
- Prosessor AMD dg SSE2
- Install – Installing Mac OS X
- Install – Configurasi
Masukkan DVD Installer Mac OS yang telah anda siapakan dan boot computer dari DVD tsb, dan setelah itu tampil
Setelah proses boot di atas maka akan tampil dg menanyakan bahasa yg akan di gunakan
setelah itu klik pada tombol bawah sebelah kanan.
Setelah proses pemilihan bahasa yg akan di gunakan dan berikutnya Partisi & Format Harddisk
Sebelum melakukan installasi program maka sebelumnya kita harus menyiapkan Hard Disk yg akan di install dgn mempartisi & memformat hdd. Pada Menu pilih “Utilities” lalu pilih lagi “Disk Utility” Berikutnya setelah proses format selesai tutup windows “Disk Utility” sampai disini kita sudah berhasil memformat hdd yg akan kita siap kan untuk install MacOS X
Berikut nya ikuti langka-langka
Setelah format hardDisk, kita masuk menu installasi lagi dan klik pada tombol “Continue”
Klik Pada tombol “Continue” pada window “Software License Agreement”
Pada windows ini kita memilih hdd mana yg akan di install Mac OS X
Pada windows ini adalah proses penentuan apa2 yg harus di install yg sesuai dg hardware anda dg mengarahkan mouse dan meng klik pada tombol “Customize”. maka kita akan masuk pada pilihan software ygakan di install
kita diwajibkan untuk memelih beberapa patch package sesuai dg Hardware ini dan pada proses ini apa bila kita salah menginstall akan mengakibatkan tidak bisa terbacanya hardware dan pada akhirnya kita harus mengulang proses installasi dari awal.
Berikut pilihan package untuk jas intel and amd packege
Sesuaikan pilihan berdasarkan prosessor yang anda miliki.
di proses ini kita computer akan melakukan proses installasi dan ini cukup memakan waktu, jadi silakan anda duduk sambil minum kopi sambil nonton TV, sambil breek minum kopi heheheh
~O)
Setelah proses diatas selesai maka computer akan restar sendiri dan boot ulang, selanjutnya kita tinggal baca intruksi dan melanjutkan
Linux adalah Unix clone, kernel- nya ditulis oleh Linus Torvalds dan dikembangkan dengan bantuan programer dan hackers dari seluruh dunia. Selengkapnya bisa dibaca di situs milik rekan saya ini http://sby.centrin.net.id/~inu
Linux memiliki semua feature yang dimiliki oleh Unix, termasuk multitasking, virtual memory, shared libraries, demand loading, shared copy-on-write exexutables, proper memory management dan TCP/IP networking.
Dengan feature sekelas ‘real operating system’ tersebut tidak membuat Linux menjadi mahal harganya, justru Linux dapat diperoleh secara gratis. Kalaupun ada sedikit charge itu hanya sebagai ongkos distribusi atau pembelian cd belaka.
Linux di distribusikan dibawah GNU General Public License yaitu suatu lisensi dimana pemilik program tetap memegang hak ciptanya tetapi orang lain dimungkinkan menyebarkan, memodifikasi atau bahkan menjual kembali program tersebut tapi dengan syarat source code asli harus tetap disertakan dalam distribusinya.
